Elang Timur Indonesia, klub yang memiliki sejarah panjang di kompetisi futsal amatir Area Jogja dan Jawa Tengah, musim ini memutuskan kembali aktif setelah beberapa saat vakum. Menjadi peserta Liga Futsal Bantul 2018 menjadi penanda comeback mereka di futsal amatir Jogjakarta. Dan hingga matchday 5, Elang Timur Indonesia berada di posisi 6 Grup B Liga Futsal Bantul 2018 dengan poin 5 dari 1 kemenangan dan 2 imbang dan 2 kali kalah. Posisi 6 adalah posisi 3 terbawah atau berada di zona degradasi. Meskipun berada di zona degradasi, Elang Timur Indonesia optimis akan bertahan di Liga Futsal Bantul 2018.

Menurut Nazarul Ahmad player manajer Elang Timur Indonesia, dengan materi yang dimiliki, dia optimis akan bertahan di Liga Futsal Bantul 2018. “Kami akan memaksimalkan 2 partai tersisa melawan MIX FC dan DFC, sembari menunggu hasil dari tim lain karena poin antara kami, Waton Guyub dan Predator tidak begitu jauh. Disisi lain di dua partai tersisa, dua tim terdekat kami justru melawan tim unggulan.” Ujarnya.

“Tahun pertama kami memang menargetkan bertahan di Liga Futsal Bantul 2018 karena memang persiapan kami untuk kompetisi ini sangat mepet, hanya sekitar 2 mingguan. Di laga pertama terlihat jelas kekompakan kami di lapangan belum teruji, untung saya anak-anak tetap fokus dan semangat di laga berikutnya. Intinya kami optimis bertahan.” Lanjutnya.

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.